NEWS
SMKN 11 Bungo Sukses Laksanakan Sosialisasi "Sekolah Bebas Perundungan" Bersama Bhabinkamtibmas
Editor: Redaksi • Kamis, 5 November 2026 | 10:25 WIB
AIPDA M. Evitra, S.Sos selaku Bhabinkamtibmas.
BUNGO — SMKN 11 Bungo kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh peserta didik. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya pelaksanaan kegiatan sosialisasi bertajuk "Sekolah Bebas Perundungan" yang digelar di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi mengenai bahaya tindakan bullying (perundungan) ini menghadirkan narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yakni AIPDA M. Evitra, S.Sos selaku Bhabinkamtibmas.
Dalam pemaparannya, AIPDA M. Evitra, S.Sos memberikan edukasi mendalam mengenai berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun dunia maya, mulai dari bentuk fisik, verbal, sosial, hingga perundungan siber (cyberbullying). Beliau juga menekankan pentingnya peran aktif pelajar untuk berani bersuara dan melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan perundungan, serta saling tolong-menolong demi menciptakan ekosistem sekolah yang menyenangkan untuk berprestasi dan berkembang bersama.
Suasana sosialisasi tampak interaktif dan antusias, di mana para siswa menyimak dengan seksama materi yang disampaikan di bawah sorotan spanduk kampanye bertuliskan "Sekolah Aman Tanpa Perundungan". Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap kesadaran mental dan sosial siswa SMKN 11 Bungo semakin terbangun, sehingga tercipta suasana belajar yang harmonis, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa-siswi mengenai bahaya tindakan bullying (perundungan) ini menghadirkan narasumber utama yang kompeten di bidangnya, yakni AIPDA M. Evitra, S.Sos selaku Bhabinkamtibmas.
Dalam pemaparannya, AIPDA M. Evitra, S.Sos memberikan edukasi mendalam mengenai berbagai bentuk perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah maupun dunia maya, mulai dari bentuk fisik, verbal, sosial, hingga perundungan siber (cyberbullying). Beliau juga menekankan pentingnya peran aktif pelajar untuk berani bersuara dan melaporkan jika melihat atau mengalami tindakan perundungan, serta saling tolong-menolong demi menciptakan ekosistem sekolah yang menyenangkan untuk berprestasi dan berkembang bersama.
Suasana sosialisasi tampak interaktif dan antusias, di mana para siswa menyimak dengan seksama materi yang disampaikan di bawah sorotan spanduk kampanye bertuliskan "Sekolah Aman Tanpa Perundungan". Melalui kegiatan ini, pihak sekolah berharap kesadaran mental dan sosial siswa SMKN 11 Bungo semakin terbangun, sehingga tercipta suasana belajar yang harmonis, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.